Dibalik cerita telur asin anti rasis

Dibalik cerita telur asin anti rasis

 

 

 

Kadang kita sebagai manusia harus memilih, sampai motivator saja suka berkata hidup ini pilihan. Sekarang kita pikirkan mana yang akan orang tua anda pilih jikalau di beri pilihan yang buruk seperti berikut : punya anak

  1. pecandu narkoba
  2. menikah beda agama
  3. menikah beda ras/ suku.

Jika seorang manusia atau orang tua memakai logika tentu akan memilih pilihan pertama kemudian life is not good hidup akan sia sia . well jangan kaget kenyataannya ketiga pilihan tersebut dapat di pandang sama saja dimata orang tua. tetapi ada juga beberapa orang tua lebih menilai yang ketiga adalah pilihan yang lebih buruk serta anak di nilai DURHAKA , Believe it or not di bumi indonesia ini masih banyak orang tua menggangap pernikahaan beda suku merupakan sesuatu yang tabu . kalau di ibaratkan di judul film jaman dulu adalah “Hubungan yangTerlarang”.

Memang masih banyak Suku, agama, dan ras adalah bahasan yang paling dihindari. Selain sulit untuk di jelaskan dan tidak ada habisnya , juga dapat menyinggung perasaan orang lain. Namun ironinya Jelas-jelas butir kelima Pancasila berisikan “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” tentu jika setiap individu warga negara indonesia menjunjung tinggi nilai Pancasila sebagai dasar negara yang artinya rasisme sudah dihapuskan dari bumi Indonesia.

Inilah cerita tentang kita bagaimana kenapa usaha telur asin ini dinamakan Telur Asin Anti rasis .

Suatu malam yang dingin, Binsar memandang gelapnya langit yang penuh dengan awan sehingga tidak terlihat satu pun bintang yang bersinar. Ia sedang memikirkan hidupnya yang penuh dengan lika liku terutama dalam hal percintaan. Terlihat jelas pada namanya Binsar, ia terlahir di keluarga adat Batak dimana mereka sangat menjunjung tinggi ras dan kebudayaan mereka. Binsar sangat lah risau memikirkan siapakah wanita yang akan mendampingi hidupnya hingga hari tua nanti. Berkali-kali orang tua, sahabat hingga kolega Binsar membantu nya mencari pasangan, namun tak satupun yang dapat meluluhkan hatinya.

Pada suatu hari Binsar mencoba sebuah aplikasi perjodohan singkat cerita dia bertemu dengan seorang wanita bernama Amel. Kisah bermula dari awal pertemuan ini, mereka berkenalan, berbincang mengenai latar belakang diri masing-masing hingga memutuskan untuk bertemu pada hari ke 5 setelah mereka berkenalan.

Amel, merupakan seorang wanita sederhana yang lahir di keluarga keturunan tiongkok atau yang biasa di sebut China. Dimana keluarga nya merupakan keturunan china asli yang masih totok atau sangat kental kebudayaannya. Amel adalah wanita yang mandiri, dimana ia lebih fokus pada pekerjaan nya dibandingkan dengan kehidupan percintaannya. Sampai pada suatu saat dia berkenalan melalui aplikasi jodoh tersebut, yang awalnya hanya berniat main-main. Dan betul saja, aplikasi itu membuatnya kebosanan, namun kebosanan itu sirna sejak ia berkenalan dengan seorang pria Batak, bernama Binsar.

Hari Pertemuan..

Akhirnya mereka sepakat bertemu di salah satu mall yang dekat dengan tempat tinggal Amel . mereka memutuskan untuk mengobrol bersama sambil meminum kopi di sebuah café. Hari itu terlihat dewa asmara menyatukan kedua insan ini, mereka jatuh cinta pada pertemuan pertama ini, pertemuan yang menjadi awal rintangan mereka berdua.

Terlihat jelas perbedaan Binsar dan juga Amel, tantangan itu jelas datang dari keluarga Amel yang keturunan tionghua kental. Ibu Amel sangat menentang hubungan mereka sejak pertama Amel mengenalkan Binsar pada keluarganya. Itu terlihat jelas pada perlakuannya Kepada Binsar. Namun, semua itu tidak membuat cinta mereka sirna. Mereka berdua semakin erat hubugan nya, berjuang mencari jalan keluar untuk permasalahan ini. Berbeda dengan orangtua binsar, mereka sangat baik dan juga perhatian pada Amel sejak pertama kali Binsar mengenalkan pada mereka.

Hari demi hari, bulan demi bulan mereka lalui. Keadaan pun tetap sama, orang tua Amel tetap menentang hubungan mereka. Lebih parahnya lagi, orang tua nya tidak menganggap kehadiran Binsar. Hal ini membuat Binsar dan Amel merasa sedih dan memikirkan lebih dalam tentang hubungan yang mereka jalani ini. Apakah hubungan mereka pantas untuk di pertahankan dan di perjuangkan atau menyerah saja karena perbedaan yang mereka miliki ini.

Sejak pertemuan pertama, Amel mendapatkan tekanan dari orang tua nya untuk segera mengakhiri hubungan nya dengan pria Batak itu (bahkan mereka tidak menyebutkan nama Binsar). Menurut Amel perbedaan itu indah dan juga dia merasa sangat nyaman saat bersama Binsar, tetapi kebahagiaan tersebut tidak dapat dirasakan oleh orang tuanya yang mengutamakan kesamaan ras dan kebudayaan. Kesedihan yang di rasakan Amel pun sangat dalam, dia harus memikirkan keras dengan pilihan hubungannya dengan Binsar!

Rasa gundah dan kesedihan pun sangat dirasakan oleh Binsar, dalam benaknya “apakah salah saya terlahir sebagai pria batak dan jatuh cinta dengan wanita keturunan cina? Apakah itu salah?”.

Dibalik perjalanan hubungan terlarang tersebut mereka berdua menjalankan usaha telur asin dan well you know what? entah sampai kapan hubungan ini berjalan.. Hanya waktu yang menjawab.

surat

Cerita diatas bukan atau untuk tujuan menjelekan suatu ras karena yang satu ras pun masih mengkotak kotakan contoh .ada perkataan ahh dia batak toba batak karo atau cina kota , cina kelapa gading.

Perbedaan-perbedaan yang ada di dalam negri ini seringkali membuat seorang manusia tidak menyukai satu sama lain. Perbedaan tersebut bagaikan membuat sebuah jurang pemisah dan mempersulit manusia untuk saling mengasihi satu sama lain.
Perbedaan pandangan politik, perbedaan suku, ras dan agama membuat manusia hidup terkotak-kotak, tidak jarang manusia yang satu menganggap merekalah yang lebih baik, manusia yang lain menganggap mereka salah. Hal-hal semacam ini yang membuat kehidupan menjadi tidak harmonis, tidak semua manusia menyadari bahwa perbedaan seharusnya bukan dijadikan alasan untuk bermusuhan tapi perbedaan seharusnya disyukuri dan dijadikan sarana untuk melatih diri untuk menjadi lebih rendah hati.

Bukankah Sang Pencinta menciptakan perbedaan-perbedaan sewaktu Dia menciptakan alam semesta ini. ada laki-laki dan perempuan, ada siang dan malam, ada panas dan dingin, ada panjang dan pendek, ada besar dan kecil, dan lain sebagainya – namun kita lihat bahwa semua itu dapat berjalan dengan harmonis dan Sang Pencinta menganggap perbedaan-perbedaan itu indah.

Perbedaan-perbedaan yang ada sebaiknya tidak dijadikan alasan bagi kita untuk memusuhi atau menyerang orang lain. Ironisnya perbedaan pandangan politik, perbedaan suku, ras dan agama di dalam masyarakat masih seringkali dijumpai dijadikan alasan utama bagi sebagian orang untuk saling bermusuhan.

Bukannya untung tapi malah kerugian yang akan kita peroleh, dengan saling bermusuhan kita tidak akan bisa menjadi kuat, kita tidak bisa saling bekerjasama, kehidupan masyarakat menjadi tidak aman imbasnya negara menjadi lemah sehingga sangat mudah untuk dipecah belahkan.

masih saja mengkotak-kotakan golongan antar umat manusia ?
masih saja sibuk memaki golongan lain ?
apa untungnya kau menjaga jarak kepada sesama atas dasar berbeda keyakinan/kebudayaan..??
untuk kalian yang masih seperti itu..hargailah perbedaan itu

Tiba tiba cinta datang padaku..

Saat ku mulai mencari cinta..

Tuhan memang satu, kita yang tak sama..

Haruskah aku lantas pergi meski cinta tak kan bisa pergi..

Bukankah cinta itu Anugerah, berikanlah aku kesempatan..

Kesempatan menunjukkan bahwa perbedaan itu tidaklah buruk..

With Love,

Anonymous


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *